Info Madrasah
Senin, 15 Agu 2022
  • Selamat Datang di Website MAN 4 Pandeglang Unggul dalam Prestasi, Santun dalam Bersikap Berlandaskan Iman dan Taqwa

MAN 4 PANDEGLANG MENUJU PERPUSTAKAAN DIGITAL

Diterbitkan : - Kategori : Berita / INFO TERBARU / MAN 4 PANDEGLANG

Cibaliung, 29 November 2021.
___________________________________
Assalamu’alikum Wr Wb.
Bismillahirohmannirrohiim…

HUMAS MAN 4 Pandeglang Menuju PERPUSTAKAAN DIGITAL adalah sebuah upaya untuk memfasilitasi semangat pengelolaan perpustakaan untuk menerapkan perpustakaan berbasis digital menuju perwujdunan perpustakaan digital di lingkungan MAN 4 Pandeglang,

Sekarang ini Anda sudah masuk di era digital, dimana semua kegiatan bisa dilakukan dengan cara yang lebih canggih. Secara umum era digital adalah suatu masa yang sudah mengalami perkembangan dalam segala aspek kehidupan menjadi serba digital. Perkembangan era digital juga terus berjalan tanpa bisa dihentikan. Karena sebenarnya masyarakat sendiri yang meminta dan menuntut segala sesuatu menjadi lebih praktis dan efisien. Begitu juga dengan literasi yang sangat penting karena Literasi sudah menjadi bagian dari kehidupan dan perkembangan manusia, dari zaman prasejarah hingga zaman modern. Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya. Sejumlah pihak berpendapat bahwa awal mula globalisasi terjadi di era modern (Hidayat 2017). Seiring dengan berjalannya waktu, berkembanglah taraf kehidupan manusia. Dari tidak mengenal tulisan hingga melahirkan pemikiran untuk membuat kode- kode dengan angka dan huruf sehingga manusia dikatakan makhluk yang mampu berpikir atau sekarang disebut dengan kemampuan literasi. MAN 4 Pandeglang sejak tahun 20219 sudah melakukan Gerakan Literasi Madrasah (GLM).

Gerakan Literasi Madrasah merupakan gerakan literasi yang aktivitasnya banyak dilakukan di Madrasah dengan melibatkan siswa, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua dengan menampilkan praktik baik tentang literasi dan menjadikannya sebagai kebiasaan serta budaya di lingkungan sekolah. Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. Menurut UNESCO, pemahaman seseorang mengenai literasi akan dipengaruhi oleh kompetensi bidang akademik, konteks nasional, institusi, nilai-nilai budaya serta pengalaman.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, literasi adalah kemampuan menulis dan membaca. Namun, makna literasi sebenarnya memiliki pemahaman yang lebih kompleks dan dinamis, tidak hanya dipahami sebagai kemampuan baca dan menulis. MAN 4 Pandeglang terus melakukan sebuah terobosan-terobosan di berbagai bidang teknologi, literasi, dan perpustakaan Madrasah, baru-bari ini Perpustakaan MAN 4 Pandeglang sedang berpaya mewujudkan perpustakaan digital.

Seiring dengan perkembangan dunia perpustakaan, khsuusnya di Indonesia, Perpsutakaan MAN 4 Pandeglang memandang perlu untuk memfasilitasi semangat pengelolaan perpustakaan untuk menerapkan perpustakaan berbasis digital menuju perwujdunya perpustakaan digital di lingkungan MAN 4 Pandeglang, dalam hal ini di damping langsung oleh Perpustakaan Daerah (Perpsuda) Propinsi Banten. INLIS Lite merupakan perangkat lunak (software) aplikasi otomasi perpustakaan yang dibangun dan dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) sejak Tahun 2011. Adapun manfaat dari aplikasi INSLIS Lite yakni :

  • Membantu pengembangan otomasi perpustakaan di seluruh Indonesia.
  • Sebagai toolperpustakaan digital untuk mengelola koleksi full-text dan multimedia.
  • Membantu dalam pembentukan katalog elektronis berbasis MARC untuk Indonesia (INDOMARC).
  • Melaksanakan program nasional yang diamanatkan kepada Perpusnas RI untuk menghimpun data koleksi nasional dalam sebuah Katalog Induk Nasional (KIN) dan Bibliografi Nasional Indonesia (BNI) dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
  • Membantu pembentukan Katalog Induk Daerah (KID) dan Bibliografi Daerah (BiD) yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Umum Provinsi bersama mitra kerjanya di tingkat Kabupaten dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.