Info Madrasah
Senin, 18 Okt 2021
  • MAN 4 Pandeglang dapat Prestasi membanggakan . Melalui ajang Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Kabupaten 2021. Selamat untuk Icha Yuritsa, siswa MAN 4 sebagai JUARA KE I KSM Mapel Fisika

Kepala MAN 4 Pandeglang Mengikuti Kegiatan Pembinaan, Pengawasan Administrasi Keuangan Negara

Diterbitkan : - Kategori : KEPALA MADRASAH

SERANG – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Administrasi Keuangan Negara, mulai hari ini Senin, (30/5/2016) Sampai dengan Rabu, (01/6/2016). Di Hotel Ibis Gading Tangerang dengan dana DIPA Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten tahun anggaran 2016.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, seluruh Kepala Madrasah Negeri baik MAN, MTsN, maupun MIN di Provinsi Banten, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) termasuk Kepala MAN 4 Pandeglang Drs. H. Masum, M.Pd, sebagaimana tercantum dalam surat undangan nomor 3206/Kw.28.01.01/ KU.00.1/05/2016 tanggal 17 Mei 2016.

Kepala MAN 4 Pandeglang ketika dihubungi, Senin, (30/5) mengatakan, bahwa kegiatan pembinaan ini bertemakan ‘Menuju Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban yang baik’.

Dalam kesempatan ini, Drs. H. Masum mengatakan bahwa, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten yaitu Drs. H. Mahmudi, M.Si, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, yang membuka acara Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Administrasi Keuangan Negara.

Lalu kata Drs. H. Masum, ada beberapa hal yang disampaikan dalam sambutan pembukaan tersebut.

“Kepala Bagian Tata Usaha dalam sambutan pembukaannya menyatakan, bahwa hasil audit BPK yang menunjukkan turunnya opini dari WTPke WDP menunjukkan beberapa kelemahan, di antaranya :

“Masih lemahnya pengawasan KPA terutama arus-keluar kas pada Bendaharam. Pemahaman para pengelola keuangan seperti KPA, PPK, PPSPM masih lemah dalam memahami peraturan keuangan. Laporan keuangan pada satker masih belum berbasis akrual. SDM para pengelola anggaran masih terbatas pengetahuannya tentang laporan keuangan”.

“Atas dasar kelemahan-kelemahan tersebut, bahwa kegiatan pembinaan ini sangat penting untuk mengembalikan ke opini WTP. Mengingat beratnya tanggung jawab Kepala Madrasah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)”.

Ketika ditanya apakah kegiatan pembinaan ini sangat penting diikuti oleh Kepala Madrasah?

Kata Drs. H. Masum, M.Pd, “Kegiatan ini sangat penting dan wajib diikuti oleh Kepala Madrasah, apalagi dengan turunnya opini menunjukkan kelemahan kita sebagai KPA. Kecerdasan dalam mengelola anggaran dan sikap transparan sangat diperlukan oleh Kepala Madrasah selaku KPA, karena itu kegiatan ini sangat penting untuk diikuti”. Tutupnya. (Uuh Buchori).